Pages

Selasa, 23 Januari 2018

Merajut Kebangsaan






Merajut Kebangsaan, Mengikat Lokalitas
Bahasa dan Budaya Lokal sebagai Media Pemersatu Bangsa
Ancaman Kepunahan Bahasa dan Budaya Lokal

Tanah Airku Indonesia
Negeri Elok Amat Ku Cinta
Tanah Tumpah Darahku Yang Mulia
Yang Ku Puja Sepanjang Masa
Tanah Airku Aman dan Makmur
Pulau Kelapa Yang Amat Subur
Pulau Melati Pujaan Bangsa
Sejak Dulu Kala

Melambai Lambai
Nyiur Di Pantai
Berbisik Bisik
Raja Kelana
Memuja Pulau
Nan Indah Permai
Tanah Airku
Indonesia

Penggalan lagu Rayuan Pulau Kelapa sendiri merupakan lagu yang menceritakan dan menggambarkan keelokan dan keindahan alam Indonesia, baik dari kepulauan, lautan, flora, fauna,  hingga kebudayaan Indonesia. Lagu ini juga mewakili perasaan mereka yang menyanyikan lagu Rayuan Pulau Kelapa ini kepada Indonesia, dimana melalui lagu ini kita bisa mengungkapkan betapa cinta dan bahagianya kita lahir serta tumbuh di negeri nan indah permai ini.

Indonesia telah dianugerahkan oleh Tuhan yang Maha Esa dengan kekayaan alam yang begitu luar biasa mineral-mineral tertanam ditanah Indonesia, seperti minyak bumi, gas, nikel, batu bara, lautan yang begitu luas memanjang dari Sabang sampai Merauke dengan ribuan jenis ikan hidup didalamnya, hutan yang hijau mengelokan mata, dengan beragam flora dan fauna hidup dan tumbuh dibelantara hutan negeri ini, belum lagi dengan belasan ribu pulau yang indah mempesona serta dengan kekayaan budaya lokal yang tumbuh subur di bumi pertiwi membuat Indonesia negeri yang sangat indah nan elok membuat bangsa-bangsa lain didunia iri dengan Indonesia.  Kebudayaan yang begitu majemuk, membuat Indonesia menjadi negara berwarna dengan keragaman baik budaya, agama, bahasa, suku dan lain-lain. Di era globalisasi seperti sekarang tentunya banyak perkembangan-perkembangan teknologi yang begitu pesat, sehingga memudahkan manusia dalam melakukan berbagai aktifitas. Tetapi, seiring dengan berkembangnya jaman sangat berdampak terhadap bahasa dan budaya lokal bangsa ini.

Kebudayaan sangat erat kaitannya dengan sejarah peradaban suatu bangsa, suatu bangsa akan memiliki peradaban yang gemilang jika memiliki kebudayaan yang maju, kebudayaan yang berkepribadian yang kuat serta kebudayaan yang yang membudayakan manusia menuju ke arah yang lebih baik. Kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta yaitu kata budh berarti akal, kemudian menjadi kata budhi (tunggal) atau budhayah (majemuk), sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil pemikiran atau akal manusia. Ada pendapat yang mengatakan bahwa kebudayaan berasal dari kata budi dan daya. Budi adalah akal yang merupakan unsur rohani dalam kebudayaan, sedangkan daya berarti perbuatan atau ikhtiar sebagai unsur jasmani sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil dari akal dan ikhtiar manusia

Sedangkan Menurut Koentjaraningrat, bahwa pengertian kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar. Salah satu dari unsur kebudayaan ialah bahasa, bahasa tidak bisa dilepaskan dari kebudayaan karena bahasa adalah cara interaksi dari anggota masyarakat yang satu dengan yang lainnya. Bahasa sangat penting bagi manusia, karena bahasa adalah instrument penting manusia dalam hal bersosialisasi, baik lingkungan keluarga, sekolah maupun lingkungan masyarakat. Dalam sebuah negara majemuk seperti negara kita tercinta banyak sekali bahasa-bahasa daerah, seperti Sunda, Jawa, Batak, Minang, Betawi dan lain sebagainya.

Dengan kebudayaan yang begitu beragam, menambah khasanah keunikan bangsa ini, mempererat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Bangsa indonesia dengan latar belakang budaya yang berbeda mampu mengesampingkan perbedaan dan menempatkan persatuan diatas segalanya, semua perbedaan yang melekat diikat dalam sebuah semboyan “Bhineka Tunggal Ika”. Bangsa Indonesia harus bisa merawat dan melestarikan bahasa dan budaya lokal yang merupakan identitas  serta warisan bangsa. Oleh karena itu bangsa Indonesia menjadi rujukan kebudayaan bagi negara-negara lain untuk mempelajarinya.

Tantangan terberat dalam upaya menjaga eksistensi bahasa dan budaya di jaman era globalisasi seperti sekarang adalah ancaman kepunahan. Generasi muda sekarang berbeda dengan generasi jaman dulu. Generasi jaman dulu begitu peduli, serta menikmati kebudayaan lokal, mereka berperan aktif mempraktikkan kebudayaan lokal sehingga jaman dulu hampir setiap wilayah Indonesia identik dengan masyarakat yang humanis, tenggang rasa, serta sikap gotong royong yang begitu kuat. Berbeda dengan generasi jaman sekarang, banyak generasi yang melupakan kebudayaan lokal, kurangnya tertanam rasa empati terhadap kebudayaan, sehingga menyebabkan bahasa dan budaya lokal terancam punah. Dengan didukung oleh kemajuan teknologi yang begitu pesat banyak dari generasi jaman sekarang mulai teralihkan fokusnya ke hal yang lebih digital, praktis dan canggih.

Seperti yang terjadi dikampung saya di daerah Kabupaten Sukabumi – Jawa Barat, namanya Kampung Cioray, dikampung saya sebelum tahun 2010, dimana teknologi seperti gadget belum masuk secara masif dan gadget pada saat itu belum terlalu canggih dan harganya cukup mahal, kegiatan masyarakatnya begitu aktif dan hidup. Orang-orang dewasa maupun anak-anak begitu sibuk dalam kegiatan kebudayaan, komunikasi dengan penggunaan bahasa Sunda sangat sering terjadi, interaksi sesama warga begitu akrab. Hampir setiap hari terutama di waktu sore ketika anak-anak pulang sekolah, orang-orang dewasa setelah bekerja mereka senantiasa mengisi waktu luang untuk ngobrol, bermain permainan tradisional seperti main kelereng, loncat tinggi, sondah, bebentengan, petak umpet, main layang-layang, main kincir dari kayu atau bambu yang biasa kami sebut kolecer, dan lain-lain.

            Namun semua cerita tersebut kini ibarat sebuah kenangan, karena cerita manis dengan sejuta kenangan tersebut telah tergerus oleh doktrin-doktrin kebudayaan modern yang didistribusikan melalui teknologi yang serba canggih, dikampung saya anak-anak yang hampir setiap hari kompak bermain permainan tradisional, biasa berinteraksi sosial sehingga menjadi pemandangan yang begitu indah, kini berubah menjadi sebuah kekhawatiran, anak-anak sekarang ini lebih disibukkan oleh gadget, komunikasi menjadi kurang sehingga interaksi sosial sedikit terhambat. Bahasa Sunda yang sering terdengar di ucapkan kini seolah memudar karena kurangnya interaksi antar warga, anak-anak jarang sekali bermain permainan tradisional mereka lebih senang dengan gadget, televisi dan teknologi lainnya.

            Pengaru budaya terhadap sangat signifikan sekali, budaya yang dikembangkan oleh manusia akan berimplikasi pada lingkungan tempat kebudayaan itu berkembang. Suatu kebudayaan memancarkan suatu ciri khas dari masyarakatnya yang tampak dari dari luar, artinya orang asing. Dengan menganalis pengaruh akibat budaya terhadap seseorang dapat mengetahui, mengapa suatu lingkungan tertentu akan berbeda dengan lingkungan lainnya dan menghasilkan kebudayaan yang berbeda pula.

            Usaha untuk menjelaskan perilaku manusia sebagai pelaku budaya dalam kaidah dengan lingkungannya, terlebih lagi perspektif lintas budaya akan mengandung banyak variabel yang saling berhubungan dalam keseluruhan sistem terbuka. Pendekatan yang saling berhubungan dengan psikologi lingkungan adalah pendekatan sistem yang melihat rangkaian sistemik antara beberapa subsistem yang ada dalam melihat kenyataan lingkungan total yang melingkupi satuan budaya yang ada.



            Beberapa variabel yang berhubungan dengan masalah kebudayaan dan lingkungan adalah sebagai berikut :
1.      Physical Environment, menunjuk pada lingkungan natural seperti temperatur, curah hujan, iklim, wilayah geografis, flora dan fauna.
2.      Cultural Social Environment, meliputi aspek-aspek kebudayaan beserta proses sosialisasi seperti norma-norma, adat istiadat dan nilai-nilai.
3.      Enviromental Orientation and Representation, mengacu pada persepsi dan kepercayaan kognitif yang berbeda-beda pada setiap masyarakat mengenai lingkungannya.
4.      Environment Behavior and Process, meliputi bagaimana masyarakat menggunakan lingkungan dalam hubungan sosial.
5.      Out Carries Product, meliputi hasil tindakan manusia seperti membangun rumah, komunitas, kota beserta usaha-usaha manusia dalam memodifikasi lingkungan fisik seperti budaya pertanian dan iklim.

            Dengan demikian dapat disimpulkan, bahwa kebudayaan yang berlaku dan dikembangkan dalam lingkungan tertentu berimplikasi terhadap pola tata laku, norma, nilai dan aspek kehidupan lainnya yang akan menjadi ciri khas suatu masyarakat dengan masyarakat lainnya.

            Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya, begitu juga kalau kita korelasikan dengan kebudayaan, bangsa yang berbudaya adalah bangsa yang selalu menghargai kebudayaan bangsanya. Karena begitu pentingnya sebuah kebudayaan sebuah bangsa, bangsa Indonesia salah satunya terkenal dengan budaya gotong royong karena budaya gotong royong merupakan identitas bangsa ini sejak dulu bahkan sebelum masa kemerdekaan, akan rugi besar jika sebuah bangsa kehilangan budayanya karena itu sama saja menghilangkan identitas bangsa itu sendiri. Tanpa bahasa dan budaya lokal terutama untuk membangun kawasan daerah akan sulit terealisasi, karena budaya lokal memiliki cara pendekatan yang berbeda-beda, tetapi jika melakukan pendekatan dengan menggunakan bahasa dan budaya lokal maka akan sangat membantu dalam merealisasikannya. Dengan menerapkan pendekatan bahasa dan budaya setempat maka masyarakat daerah tersebut akan merasa sangat dihargai atas eksistensi bahasa dan budaya setempat.

            Ini harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah, agar lebih selektif dalam pemberian ijin operasi teknologi, pemerintah harus bisa membangkitkan bahasa serta budaya lokal yang lagi lesu, disekolah-sekolah diwajibkan muatan lokal yang bisa meningkatkan rasa kepedulian akan kelestarian bahasa dan budaya lokal. Pemerintah harus bisa menggandeng masyarakat dalam upaya pelestarian bahasa dan budaya lokal, dengan adanya sinergi yang kuat pemerintah dan masyarakat maka akan memberikan dampak positif dalam eksistensi bahasa dan budaya lokal dan peran orang tua dalam menerapkan rasa cinta kebudayaan kepada anak-anak sangat dibutuhkan. Menurut Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak 1991 hingga 2017 telah mengidentifikasi dan memvalidasi 652 bahasa dari 2.452 daerah pengamatan. Bahasa daerah yang diidentifikasi tidak termasuk dialek dan subdialek, jika berdasarkan akumulasi persebaran bahasa daerah per provinsi maka bahasa di Indoneisa berjumlah 733 bahasa.

            Ancaman kepunahan bahasa dan budaya lokal bukan hanya isapan jempol belaka, bahasa dan budaya lokal saat mengalami degradasi kaderisasi, para generasi penerus mulai luntur rasa kepedulian dan kecintaan akan pentingnya kelestarian bahasa dan budaya lokal. Perkembangan IPTEK yang begitu pesat bisa membawa angin segar dalam semua aspek kehidupan, dampak positif nya begitu sangat terasa sekali. Adapun dampak positif IPTEK adalah sebagai berikut :
1.      Mempercepat distribusi informasi;
2.      Memberikan efisiensi waktu dalam berbagai kegiatan kegiatan;
3.      Meningkatkan kualitas dan kuantitas di semua sektor kehidupan, seperti dalam
bidang pertanian, peternakan, dan perikanan
a)    Mampu menciptakan alat pertanian yang canggih seperti traktor, alat pemotong dan penanam, alat pengolah hasil pertanian, alat penyemprot hama. Dengan alat-alat tersebut diharapkan manusia dapat menggunakan waktu dan tenaga lebih efektif dan efisien.
b)   Produksi pupuk buatan dapat membantu menyuburkan tanah, demikian juga dengan produksi pestisida dapat memungkinkan pemberantasan hama lebih berhasil sehingga produksi pangan dapat ditingkatkan.
c)    Teknik-teknik pemuliaan dapat meningkatkan produksi pangan.
d)   Teknik mutasi buatan dapat menghasilkan buah-buahan yag besar serta tidak berbiji.
e)    Teknologi pengolahan pasca panen seperti pengalengan ikan, buah-buahan, daging, teknik pengolahan lainnya.
f)    Budidaya hewan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
Selain dibidang pertanian juga masih banyak IPTEK dibidang lainnya seperti bidang pendidikan, kesehatan, pertahanan, dan lain-lain.

            Selain dampak positif yang dibawa oleh perkembangan IPTEK, disisi lain juga memiliki dampak negatif yang tidak bisa dipungkiri, Adapun dampak negatif dari IPTEK adalah sebagai berikut :
a)    Dengan berkembang media sosial, memudahkan seseorang untuk mengupload
gambar atau video yang tidak sesuai;
b)   Maraknya pemalsuan terhadap karya orang lain, seperti VCD, obat-obatan, elektronik, dan lain-lain;
c)    Penyalahgunaan pada penggunaan teknologi, seperti nuklir yang dijadikan senjata pemusnah masal;
d)   Berkurangnya interaksi sosial masyarakat dengan lingkungan karena terlalu asyik bermain gadget.

            Hubungan IPTEK dengan bahasa dan budaya lokal tidak dapat dipisahkan satu sama lain, IPTEK berdiri sebagai media yang dapat mempengaruhi keberlangsungan bahasa dan budaya lokal, IPTEK dalam prosedur penggunaaanya pasti menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa asing, secara tidak langsung penggunaan bahasa tersebut mengubah pola pikir dan kebiasaan seseorang dalam berkomunikasi bahkan dikalangan remaja penggunaan bahasa diluar bahasa lokal sebagai gaya hidup atau fashion. Bahasa dan budaya lokal merupakan kewajiban pemerintah dan masyarakat untuk menjaga dan memeliharanya, tugas pemerintah dan orang tua mendidik kepada anak untuk lebih mencintai bahasa dan budaya lokal, orang tua harus memberikan edukasi kepada anak, bagaimana peranan bahasa dan budaya lokal dijaman pra kemerdekaan dan jaman pasca kemerdekaan. Bahasa dan budaya akan terus hidup jika pendidikan sedini mungkin terus dipelajari dan ditanamkan kepada generasi muda.

            Jika bahasa dan budaya lokal punah maka merupakan kerugian bagi bangsa ini, akan menjadi catatan bagi bangsa ini yang belum bisa merawat warisan leluhurnya, manjadi bangsa yang kurang ramah akan bahasa dan budaya lokal. Apabila perhatian pemerintah dan masyarakat kurang bahkan terkesan diabaikan, maka lambat laun kebudayaan kita akan di klaim oleh bangsa lain, seperti pada kasus reog ponorogo, batik dan lain-lain. Ironisnya pemerintah baru bereaksi ketika kebudayaan tersebut diklaim oleh bangsa lain. Ini harus menjadi pesan bagi pemerintah dan masyarakat untuk empati terhadap bahasa dan budaya lokal Indonesia.
           
            Pemerintah harus membuat kebijakan yang melindungi kebudayaan lokal, Dalam hal ini pemerintah harus bergerak secara masif baik melalui konstitusi maupun  melalui kerja nyata. Bentuk pelestarian seperti yang tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No.10 Tahun 2014 pasal 5 :
1.      Pemerintah daerah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten/kota    melaksanakan  Pelestarian  Tradisi di wilayah  kerjanya. 
2.      Bentuk Pelestarian  Tradisi sebagaimana dimaksud pada  ayat  (1) meliputi:
a.      pelindungan;   
b.      pengembangan; dan 
c.      pemanfaatan;      
3.      Pelestarian Tradisi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib memperhatikan:
a.      nilai agama dan kepercayaan;  
b.      adat, nilaibudaya,  norma,  etika dan hukum adat; 
c.      sifat kerahasiaan  dan  kesucian unsur budaya  tertentu yang dipertahankan oleh  masyarakat; 
d.     kepentingan umum, kepentingan  komunitas, dan  kepentingan  kelompok  dalam  masyarakat;
e.      jati diri bangsa; 
f.       kemanfaatan  bagi  masyarakat;  dan 
g.      peraturan  perundang-undangan. 

                        Bentuk Perlindungan yang tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No.10 Tahun 2014 pasal 6 :
1.    Pemerintah daerah kabupaten/kota wajib melindungi tradisi daerah yang berkembang dalam kehidupan masyarakat di wilayah kerjanya.
2.    Pelindungan tradisi dilakukan melalui:
a.       mencatat, menghimpun, mengolah, dan menata sistem informasi;
b.      registrasi sebagai hak kekayaan intelektual komunal;
c.       mengkaji nilai tradisi dan karakter bangsa; dan
d.      menegakan peraturan perundang-undangan.

            Semoga essay ini bisa memberikan kesadaran dan pengetahuan betapa pentingnya menjaga dan melestarikan bahasa dan budaya lokal bangsa ini, yang merupakan warisan dan aset bangsa Indonesia. Kalau bukan bangsa ini yang menjaga siapa lagi, tumbuhkan kesadaran dan kepeduliaan kepada generasi muda sedini mungkin.













DAFTAR PUSTAKA

http://forum.liputan6.com/t/pengertian-kebudayaan-wujud-dan-unsur-kebudayaan/77272
http://www.artikelsiana.com/2015/08/pengertian-kebudayaan-menurut-para-ahli.html
http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/17/10/28/oyj1s0-ada-652-bahasa-daerah-di-indonesia
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No.10 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelestarian Tradisi.


















Senin, 22 Januari 2018

Ratapan Jofisa

Ratapan Jofisa
📜📜📜📜📜📜📜📜

Sebuah analogi sederhana tentang seorang pemuda,  yang berjalan diatas permukaan bumi mencari jati diri sebagai seorang hamba yang mengabdikan diri untuk ilahi

Hidup sendiri seolah tiada yang menemani,  hari demi hari terus berganti,  menyusuri lembah kehidupan ini.  Siang bermetamorfosis menjadi malam begitu seterusnya.  Begitu Indah nikmat-Mu ya Robb

Hidup sendiri bukan berarti lingkungan menjauhi. Tetapi membatasi pergaulan dengan filterisasi, mengharap Ridho ilahi adalah tujuan hakiki seorang insani yang imani.

Ketika menengok kanan kiri banyak yang bergandengan dengan payung legitimasi dihadapan meja persekusi,  dengan goresan di buku berlambang Garuda NKRI,  sehingga sah menjadi seorang istri/suami.

Menjadi jomblo bukan berarti tak peduli dengan ukhti/akhi,  tapi seorang jomblo tercermin dari lisan yang belum mampu menyatakan untuk menyatukan

Jomblo adalah sikap mempersekusi diri,  agar diri tidak terjelembab dalam kegalauan hati. Hanya kepada Allah lah tempat berserah diri,  hasbunallahi wani'mal waqiil ni'mal maulaa wani'mannashir


Mulyana Ahmad

Jumat, 12 Januari 2018

Ku Rindukan Kepakkan Sayapmu Wahai Garuda



Ku Rindukan Kepakkan Sayapmu Wahai Garuda"
💎💎💎💎💎💎💎💎
Written by : Mulyana Ahmad
🖱@bg_m.official

🎖🎖🎖🎖🎖🎖🎖🎖
Negeri ini sangat kaya, kaya akan Sumber daya,  tidak heran banyak bangsa didunia yang iri akan negeri ini,
.
Negeri ini begitu kaya,  kaya dengan hijaunya paru-paru bumi,  tidak heran banyak bangsa didunia berlomba menikmati sensasi bernafas dinegeri ini,
.
Negeri ini begitu kaya,  kaya dengan gelombang biru  terbentang luas yang mempesona,  tidak heran banyak bangsa didunia terbelalak oleh indahnya rayuan pulau kelapa yang seolah menyejukkan mata,
.
Negeri ini begitu kaya,  kaya akan khasanah budaya yang mengakar kuat laksana terkubur dalam perut bumi,  tidak heran banyak bangsa didunia terperangah dalam mahligai balutan irama budaya nan mempesona.
.
Negeri ini begitu kaya,  kaya akan jalinan toleransi yang terikat dalam balutan bhineka tunggal Ika,  tidak heran banyak bangsa di dunia takjub dengan gelombang resonansi persatuan yang sangat kuat,
.
Negeri ini begitu kaya,  kaya akan flora dan fauna,  tidak heran banyak bangsa didunia ber empati dengan keindahan makhluk ciptaan-Nya.
.
Namun itu dulu,  ketika kepakkan sayapmu membawa semilir angin kedamaian yang berbisik kedalam sanubari.  Kepakkan sayapmu kini hanya sebuah kepakkan biasa seolah penuh tanya..?  Ada apa dengan mu kini..?
.
Kepakkanmu kini penuh misteri,  menjadi layu dengan muncul isu,  yang didoktrin untuk mengadu domba anak bangsa.  Radikalisme,  intoleran,  teroris, anti kebhinekaan,  anti NKRI seolah kini menjadi bumbu pedas yang bisa membuat anak bangsa menangis. 
.
Tangan-tangan jahil mulai menggerogoti kekayaan negeri, mengeksplorasi tanpa menghormati asal jati diri.
.
Kepada anak negeri, persiapkan diri. Tantangan berat menanti, menjadi tugas kita sebagai generasi madani mengembalikan kepakkan sayap sang Garuda yang sempat mati suri.

Selasa, 10 Oktober 2017

Riuhnya E-KTP

Riuhnya E-KTP

Sudah setahun lamanya wajahku direkam, direkam untuk rekaman E-KTP saat itu ku merasa bahagia karena kalau sudah direkam pasti KTP nya bisa langsung diambil. Ternyata eh ternyata diriku harus menelah pil pahit. Harapan tidak sesuai dengan kenyataan.
.
Sehelai lembar kertas yang aku dapatkan bukan sebuah kartu keras yang anti meanstream. Sehelai kertas berisi keterangan bahwa saya sudah melakukan perekaman, sudah sehelai kertas itupun ada masa expire nya 6 bulan. Hadeuuh diri mulai menggerutu. Kertas tersebut harus aku jaga baik-baik jangan sampai terkena noda membandel, karena perjuangan untuk mendapatkannya sangat panjang dan luar biasa.
.
Hingga akhirnya aku rindu kartu keras (KTP) yang anti mainstream, KTP jaman sekarang lebih susah daripada mendapatkan emas berlian. Antrian dan kesimpangsiuranadalah fenomena yang tak aneh di Republik ini.
.
Aku rindu KTP, kapan aku bisa ambil dan tidur dalam dompetku, susahnya dirimu membuat aku terkadang menggerutu. Love you..
.
Aku teringat misi Bapak Presiden kita akan menciptakan yang serba E, E-Budgeting, E-Government, E-Ticketing, den E lainnya. Tapi setelah terjun ke lapangan harus perbanyak istighfar karena mendapatkan hak kita sebagai warga negara susahnya minta ampun.
.
Oh KTP kurindukan dirimu tidur dalam dompetku...

Writen by Mulyana1604ahmad.id

Senin, 03 Juli 2017

Jembatan Pamuruyan, Tanggung Jawab Siapa..?

JEMBATAN PAMURUYAN,  TANGGUNG JAWAB SIAPA..?

Jasamu tak tergantikan, dirimu terus ditempa siang dan malam,  hujan panas dirimu selalu tegak kokoh sebagai penyambung lidah manusia dalam melakukan kegiatan dimuka bumi.

Namun sayang dirimu dulu dibangun dengan begitu kuat,  kini usiamu telah lapuk dimakan usia.  Tetapi dirimu terus bekerja tanpa henti,  namun sayang beribu sayang perjuanganmu seolah angin berlalu tanpa ada satupun penguasa melirik mu.

Dirimu kini telah retak menimbulkan keraguan dan katakutan bagi masyarakat,  namun karena dirimu adalah aset terpenting dalam pergerakan roda kehidupan,  dengan terpaksa dirimu harus terus menerus menanggung beban yang begitu dahsyat tanpa ada yang bisa merawatmu.

Lantas,  dirimu kini telah kritis dan dirimu dipaksa harus terus bertahan.  Dirimu memiliki tanggung jawab menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat,  dan sepertinya dirimu tidak akan bertahan lama lagi berdiri.

Dalam benakku berkata-kata siapa yang berhak dan berkewajiban memelihara mu..??

Umaro dan masyarakat berkewajiban dalam hal ini,  namun masyarakat hanya bisa menyampaikan aspirasi dan amanat sepenuhnya telah di titipkan kepada para umaro.

Kepada para umaro saya menitipkan pesan dari masyarakat yang selama ini mengharapkan perbaikan jembatan untuk segera direalisasikan,  masyarakat tidak butuh alasan perbaikan ini bukan tanggung jawab kami tapi tanggung jawab dia, masyarakat tidak butuh.  Masyarakat sudah cerdas bagaimana harus bertindak.

Masyarakat butuh aksi nyata dari pemangku jabatan,  mau ditaruh dimana muka Sukabumi, investasi yang besar-besaran ditanah ini tetapi kemaslahatan yang diberikan hanya sedikit.

Wahai pemangku jabatan,  sudah saatnya jembatan Pamuruyan engkau perbaharui,  jangan sampai masyarakat marah dan tidak lagi percaya akan adanya pemerintah.  Apakah dirimu mau menanggung semuanya diakhirat dengan begitu pedih ???

Masyarakat menjerit,  macet semakin menggurita jangan sampai masyarakat semakin sengsara dengan rapuhnya jembatan pamuruyan,  wahai pemangku jabatan sebelum memakan korban perbaikilah atau masyarakat bertindak dengan tangannya sendiri.

Curahan hati masyarakat kecil yang kadang tidak didengarkan.

Mulyana Ahmad
Wargi Sukabumi tulen,  anu miharep perobihan.

Kamis, 23 Februari 2017

Apa yang telah kau lakukan untuk bangsa & negeri ini ??






Apa yang telah kau lakukan untuk bangsa & negeri ini  ??

Hey Indonesiaku, Hey Indonesiaku tercinta,
17 Agustus adalah hari bersejarah bagimu,
Hari yang menjadi tonggak sejarah berdirinya Negara Kesatuan Indonesia,
Wahai bangsaku, apa yang telah kau berikan bagi negerimu Indonesia,
Apa yang sudah kau ukir untuk negerimu, sudahkah negeri ini bangga atas prestasimu,
Wahai bangsaku, marilah kita renungi, kita hayati begitu besar para pendiri bangsa ini pengorbanannya,
Pengorbanan yang tidak akan terbayar oleh apapun. 
Perjuangan mereka Lillahita'ala, mereka tidak meminta apapun kepada dirimu wahai bangsaku.
Hanya satu kalimat yang mereka wariskan kepada generasi selanjutnya "Jaga negeri ini, jangan sampai sejengkal tanah pun lepas dari pangkuan ibu pertiwi"

Negeri yang Subur, Makmur, Gemah Ripah Loh Jinawi Negeri manakah itu ?




Negeri yang Subur, Makmur, Gemah Ripah Loh Jinawi Negeri manakah itu ?


Maka duniapun akan menjawab dengan tegas
Indonesia negaranya !! Bangsa yang ramah, gotong royong adalah identitasnya
Bangsa manakah itu ?

Dunia akan menjawab Indonesia bangsanya
Negeri mayoritas muslim yang memiliki kekuatan dahsyat dalam balutan toleransi,

Negeri manakah itu ?

Duniapun akan menjawab, Indonesia tepatnya
Pulau dengan sejuta keindahan, berhiaskan intan permata yang begitu mengelokan,

Sontak dunia pun berkata, pulau apakah namanya ?
Nusantara adalah pulaunya,

Semua kekayaan tertanam dalam negeri tercinta ini.
Namun semua itu seolah dilupakan oleh bangsanya sendiri,
Kepentingan pribadi dan golongan sikap yang selama ini belum terkubur didalam hati,

Bangsa Indonesia seolah lupa bahwa keragaman yang terjalin kuat saat ini,

Terjalin salah satunya karena hukum berlaku adil,
Keadilan terhadap bangsa akan tercapai,
Jika hukum ditegakkan, tak mengenal tua, muda, kaya, miskin, maupun agama,

Karena itu bukan sara tapi syarat terbentuknya keadilan hukum harus ditegakkan,

Indonesia akan terlupakan dalam sejarah peradaban dunia,
Jika yang hak diabaikan, bahkan diancam, tetapi yang bathil dilindungi secara kasat mata,
Sungguh ironis negeri dengan sejuta potensi seolah tenggelam oleh tingginya ombak pasang,

Hanya iman dan taqwa yang bisa menyelamatkan bangsa ini.

Salam,
@mulyanarakanaangga

Apa yang kita harapkan belum tentu kita dapatkan..!!!





Apa yang kita harapkan belum tentu kita dapatkan..!!! 



  • Sahabatku, harapan adalah salah satu fitrah dalam diri manusia,
    Semua manusia pasti punya harapan,
    Apakah harapan itu bersifat personal atau harapan untuk kepentingan bersama,
    Harapan itu akan semakin yakin akan kita dapatkan apabila kita sudah berikhtiar dengan berbagai cara dan tentunya hasil mutlak itu ada pada kehendak-Nya. 


  • Allah SWT telah berfirman terhadap insan yang senantiasa menjaga harapan yang telah di ukir. Allah SWT berfirman: 

  • “Berharaplah kepada-Ku, niscaya Aku perkenankan harapanmu sekalian.” (QS. Almukmin: 60). Allah SWT akan mengabulkan harapan bagi siapa saja yang berharap hanya kepada-Nya (QS. Al Baqarah: 186). 


  • Namun apabila suatu saat kita mengalami kegagalan yakinlah itu adalah sebuah isyarat bahwa Allah SWT akan mengganti harapanmu dengan sebuah hasil yang tidak kita duga. Kegagalan adalah kemenangan yang tertunda, kegagalan bisa memberikan suatu energi positif untuk lebih berusaha keras dan cerdas untuk mencapai harapan yang kita harapkan.


  • Be Positive towards something
    Allah SWT will certainly grant



Kamis, 02 Februari 2017

Makalah Sistem Informasi Akuntansi


KATA PENGANTAR


Puji syukur atas kehadirat Allah SWT. yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Karena berkat Rahmat dan Hidayah-Nya kami bisa menyusun dan menyajikan Makalah Sistem Informasi Akutansi ini  yang berisi tentang penjabaran Sistem Informasi Akuntansi sebagai tugas kuliah. Tak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu hingga makalah ini selesai dibuat.

Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan Makalah Sistem Informasi Akuntansi ini masih terdapat banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. Oleh karna itu, penulis mengharapkan kritik serta saran yang membangun guna menyempurnakan makalah ini dan dapat menjadi acuan dalam menyusun makalah-makalah atau tugas-tugas selanjutnya.

Penulis juga memohon maaf apabila dalam penulisan makalah Sistem Informasi Akuntansi ini terdapat kesalahan pengetikan dan kekeliruan sehingga membingungkan pembaca dalam memahami maksud penulis.




Jakarta, 08 Januari 2017


Penulis






















DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL .......................................................... 1
KATA PENGANTAR .......................................................... 2
DAFTAR ISI .......................................................... 3
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang .......................................................... 4
1.2 Rumusan Masalah .......................................................... 4
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Sistem Informasi Akuntansi (SIA) .......................................................... 5
2.2 Konsep Sistem Informasi Akuntansi  (SIA .......................................................... 8
2.3 Tugas Pengolahan Data .......................................................... 9
2.4 Contoh Sistem Pengolahan Data/ SIA Pemasaran .......................................................... 10
2.5 Peranan Pemroses Data dalam memecahankan Masalah .......................................................... 11
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan .......................................................... 12
DAFTAR PUSTAKA .......................................................... 14


















BAB I
PENDAHULUAN

1.1.      LATAR BELAKANG

Informasi dari suatu perusahaan, terutama Informasi keuangan dibutuhkan oleh berbagai macam pihak yang berkepentingan. Pihak-pihak diluar perusahaan, seperti kreditur, calon investor, kantor pajak, dan lain-lain memerlukan Informasi ini dalam kaitannya dengan kepentingan mereka. Di samping itu, pihak intern yaitu manajemen juga memerlukan Informasi untuk mengetahui, mengawasi, dan mengambil keputusan-keputusan untuk menjalankan perusahaan.
Untuk memenuhi kebutuhan Informasi bagi pihak luar maupun dalam perusahaan disusun suatu sistem akuntansi. Sistem ini direncanakan untuk menghasilkan Informasi yang berguna bagi pihak luar maupun dalam perusahaan. Sistem akuntansi yang disusun untuk suatu perusahaan dapat diproses secara manual (tanpa mesin-mesin pembantu) atau proses dengan menggunakan mesin-mesin mulai dari mesin pembukuan yang sederhana sampai denagn computer.
Sistem Informasi akuntansi salah satu sistem Informasi diantara berbagai sistem yang digunakan oleh manajemen dalam mengelola perusahaan. Sistem ini merupakan subsistem Informasi manajemen yang mengelola data keuangan menjadi Informasi keuangan untuk memenuhi kebutuhan pemakai intern maupun pemakai ekstern.


1.2.      RUMUSAN MASALAH
1. Apakah pengertian Sistem Informasi Akuntansi?
2. Apakah pengertian dari Pengolahan Data ?
3. Apa saja tugas dari Pengolahan Data? Jelaskan !
4. Apa saja tugas dari Pengolahan Data/ Sistem Informasi Akutansi(SIA) ? Jelaskan!
5. Apakah Peranan Pemroses Data dalam Memecahkan Masalah ? Jelaskan !















BAB II
PEMBAHASAN

2.1 PENGERTIAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA)

Sistem Informasi Akuntansi adalah suatu sistem dalam sebuah organisasi yang bertanggung jawab untuk penyiapan Informasi yang diperoleh dari pengumpulan dan pengolahan data transaksi yang berguna bagi semua pemakai baik di dalam maupun di luar perusahaan.
Sistem Informasi Akuntansi juga dapat diartikan sebagai kumpulan kegiata-kegiatan dari organisasi yang bertanggung jawab untuk menyediakan Informasi keuangan dan Informasi yang didapatkan dari transaksi data untuk tujuan pelaporan internal maupun eksternal perusahaan.
Sistem Informasi Akuntansi menyiapkan informasi bagi manajemen dengan melaksanakan operasi-operasi tertentu atas semua data sumber yang diterimanya dan juga mempengaruhi hubungan organisasi perusahaan dengan lingkungan sekitarnya.
Sebagai sistem informasi akuntansi merupakan suatu sistem yang bertugas mengumpulkan data yang menjelaskan kegiatan perusahaan, mengubah data tersebut menjadi informasi serta menyediakan informasi bagi pemakai di dalam maupum di luar perusahaan. Selain itu sistem informasi akuntansi adalah satu – satunya CBIS(Computer Based Information System) yang bertanggung jawab memenuhi kebutuhan informasi di luar perusahaan.
Informasi akuntansi  berhubungan dengan suatu fungsi yang bertanggung jawab terhadap arus dana kedalam perusahaan, dana diperlukan untuk mendukung kegiatan pemasaran, manufaktur dan kegiatan lainnya maka dari itu sangat perlu mengontrol semua arus dana agar penggunaannya bisa efektif.
Banyak pihak berkepentingan terhadap informasi keuangan suatu perusahaan. Jika dikategorikan ada dua kelompok besar yang sangat berkepentingan yaitu pihak eksternal dan internal. Keduanya mempunya peranan yang kuat dalam menentukan pertumbuhan perusahaan , terutama pihak internal yang terlibat langsung pada pengelolaan keuangan. Informasi yang dihasilkan oleh pihak internal perusahaan di gunakan sebagai pendukung dalam kegiatan perusahaan sehari – hari dan pendukung dalam proses pengambilan keputusan.

Informasi Akuntansi yang dihasilkan oleh SIA dibedakan menjadi 2, yaitu :
informasi akuntansi keuangan, Informasi yang berbentuk laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak external.
Informasi Akuntansi Manajemen, informasi yang berguna bagi manajemen dalam pengambilan keputusan.





Unsur-unsur yang dapat mempengaruhi penerapan SIA dalam perusahaan :

Analisa Perilaku
Setiap sistem yang tertuangkan dalam kertas tidak akan efektif dalam penerapannya kecuali seorang akuntan dapat mengetahui kebutuhan akan orang-orang yang terlibat dalam sistem tersebut.
Akuntan tidak harus menjadi seorang psikolog, tapi cukup untuk mengerti bagaimana memotivasi orang-orang untuk mengarah kepada kinerja perusahaan yang positif.
Selain itu juga seorang akuntan harus menyadari bahwa setiap orang mempunyai persepsi yang berbeda-beda dalam menerima suatu informasi, sehingga informasi yang akan diberikan dapat didesain dan dikomunikasikan sesuai dengan perilaku (behavior) para pengambil keputusan.

Metode Kuantitatif
Dalam menyusun informasi, seorang akuntan harus menggunakan metode ini untuk meningkatkan efektifitas dan nilai dari informasi tersebut.

Komputer
Pada beberapa perusahaan, komputer telah digunakan untuk menggantikan pekerjaan rutin seorang akuntan, sehingga memberikan waktu yang lebih banyak kepada akuntan untuk dapat terlibat dalam proses pengambilan keputusan.

Fungsi penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi antara lain :
1. Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
2. Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
3. Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.

Sebuah SIA menambah nilai dengan cara:
1. Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
2. Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan.
3. Meningkatkan efisiensi.
4. Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
5. Meningkatkan sharing knowledge
6. Menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mempelajari SIA :
Bagaimana mengumpulkan data dan mengkaitkannya dengan aktivitas organisasi/perusahaan.
Bagaimana caranya menyalurkan data, informasi sehingga berguna bagi pengambilan keputusan
Bagaimaa caranya menjamin realibilitas, keakuratan dan kecepatan data dan informasi yang disajikan.
           Perbedaan utama Sistem Informasi Akuntansi dan Sistem Informasi Manajemen terletak pada ruang lingkup, yaitu sistem Informasi manajemen mencakup semua data yang terdapat dalam organisasi, semua aktivitas pengolahan di dalam organisasi dan seiring Informasi yang digunakan oleh orang-orang dalam organisasi. Sistem Informasi akuntansi hanya meliputi jenis data dari Informasi tertentu. Dengan kata lain, sistem Informasi akuntansi merupakan subsistem Informasi manajemen di dalam suatu organisasi.
           Sistem Informasi akuntansi merupakan subsistem Informasi yang paling banyak menembus dan seiring paling besar dalam organisasi perusahaan. Dalam banyak organisasi, sistem Informasi akuntansi merupakan salah satunya sistem Informasi yang dibentuk secara formal.


2.2. KONSEP SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA)

Definisi Sia
Sebuah sistem informasi yang merubah data transaksi bisnis menjadi informasi keuangan yang berguna bagi pemakainya.

Tujuan Sia
Mendukung operasi-operasi sehari-hari
Mendukung pengambilan keputusan manajemenMemenuhi kewajiban yang berhubungan dengan pertanggungjawaban.

Komponen Sistem Informasi Akuntansi
Orang-orang yang mengoperasikan sistem tersebut
Prosedur-prosedur, baik manual maupun terototomatisasi yang dilibatkan dalam mengumpulkan, memproses dan menyimpan data tentang aktivitas-aktivitas organisasi
Data tentang proses-proses bisnis
Software yang dipakai untuk memproses data organisasi
Infrastruktur teknologi informasi.

Fungsi Sia Dalam Organisasi
Mengumpulkan dan menyimpan aktivitas yang dilaksanakan disuatu organisasi, sumber daya yang dipengaruhi oleh aktivitas-aktivitas tersebut dan para pelaku dalam aktivitas tersebut
Mangubah data menjadi informasi yang berguna bagi pihak manajemen
Menyediakan pengendalian yang memadai.

Aktivitas Dalam Rantai Nilai Organisasi
Inbound Logistics : penerimaan, penyimpanan dan distribusi bahan-bahan masukan
Operasi : aktivitas untuk mengubah masukan menjadi barang dan jasa
Outbound Logistics : distribusi produk ke pelanggan
Pemasaran dan Penjualan
Pelayanan : Dukungan purna jual dan maintenance.



Aktivitas Pendukung Organisasi
Infrastruktur Perusahaan : akuntansi, hukum, administrasi umum
Sumber Daya Manusia : perekrutan, pengontrolan, pelatihan dan kompensasi kepada pegawai
Teknologi : Peningkatan produk dan jasa (penelitian)
Pembelian.

Rantai Suplay
Bahan Mentah Pemasok
Pabrik
Distributor
Pengecer
Konsumen

Data
1. Data mengarah pada fakta-fakta yang kita kumpulkan, simpan dan proses dengan sistem informasi
2. Misal untuk penjualan, data yang perlu dikumpulkan adalah:
Fakta mengenai kejadian-kejadian (tanggal penjualan, jumlah, dll)
Sumber data (identitas barang dan jasa, harga per unit, dll)
Para pelaku (identitas pelanggan dan penjual produk)

Informasi
1. Data yang telah diatur dan diproses untuk memberikan arti
2. Karakteristik informasi yang berguna:
- Relevan
- Andal
- Lengkap
- Tepat waktu
- Dapat dipahami
- Dapat diverifikasi.

Pengambilan Keputusan
Langkah Pengambilan Keputusan:
Identifikasi Masalah
Pemilihan metode pemecahan masalah
Mengumpulkan data yang dibutuhkan untuk melaksanakan model keputusan tersebut
Mengimplementasikan model tersebut
Mengevaluasi sisi positif dari tiap alternatif yang ada
Melaksanakan solusi terpilih.








2.3. TUGAS PENGOLAHAN DATA

1. Pengumpulan Data
Pada pengumpulan data, sistem pengolahan data mengumpulkan data yang menjelaskan setiap tindakan internal perusahaan dan transaksi lingkungan perusahaan.

2. Perubahan Data / Manipulasi Data
Perubahan data / Manipulasi data adalah proses pengolahan data menjadi informasi yang lebih berguna.

Manipulasi Data ;
Operasi Manipulasi data meliputi :
Pengklasifikasian
Setiap karyawan digolongkan menurut departemen.
Pengurutan
Catatan-catatan disusun sesuai urutan tertentu berdasarkan kode atau elemen data.
Perhitungan
Melakukan perhitungan dalam pembayaran gaji karyawan.
Pengikhtisaran
Banyak data yang perlu disarikan menjadi bentuk total, subtotal, dan rata-rata.

3. Penyimpanan Data
Data disimpan pada media penyimpanan sekunder dan file dapat diintegrasikan secara logis untuk membentuk suatu database. Sebagian besar dat dalam database adalah data akuntansi.

4. Penyiapan Dokumen
Sistem Informasi Akuntansi (SIA) menghasilkan output untuk perorangan dan organisasi baik di dalam dan di luar perusahaan. Umumnya, output berbentuk dokumen tercetak. Namun, semakin banyak pemakai menggunakan tampilan layar. Output pada SIA dipicu oleh 2 hal:
Oleh suatu tindakan, output dihasilkan jika sesuatu terjadi.
Oleh jadwal waktu, output dihasilkan pada saat tertentu.

5. Pembuatan Dokumen
Dokumentasi adalah kumpulan dari dokumen-dokumen. Dokumen dokumen dalam dokumentasi system informasi akuntansi berisi tulisan berbentuk uraian (narative), formulir, flowchart, diagram dan tulisan lainya menjelaskan bagaimana system bekerja. Informasi yang terkandung dalam dokumentasi harus dapat menjelaskan tentang apa, siapa, kapan, dimana, mengapa dan bagaimana data dimasukkan, diproses, disimpan, informasi dikeluarkan serta didistribusikan, dan system dikendalikan. Karena diagram dapat merespresentasikan ribuan kata maka para pengembang system informasi akuntansi lebih suka menggunaka diagram seperti  flowchart, Data flow digram, Entiti Relationsiptori adalah tempat dimana dokumen-dokumen / dokumentasi , program yang berklaiatan dengan aplikasi dan projek disimpan. Tempat penyimpanan dokumen ini sangat membantu seorang analisis system untuk selalu dapat berhubungan dengan system informasi akuntansi suatu perusahaan baik secara keseluruhan atau perbagian secara mendetail.
Peranan teknik pendokumentasian sebenarnya tergantung dari jenis pekerjaan, teknik pendokumentasi memiliki peranan panting dalam hal berikut ini:
1. Sebuah sistem beropersi dapat terbaca dari dokumentasi yang tersedia.
2. Dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dokumentasi sistem pengendalian internal dan dapat menentapkan apakah sistem tersebut memenuhi kebutuhan perusahaan.
3. Sebuah sistem berfungsi secara optimal, apabila sistem tersebut dapat secara mudah dimengerti prosedurnya oleh orang lain dan dalam pengembangan sistem baru harus menunjukkan sistem pengendalian internalnya

6. Sifat Pengolahan Data
Ada beberapa sifat pengolahan data yang membedakannya dengan area apliksi yang lain.
- Pengolahan data menjalankan tugas yang penting.
- Pengolahan data adalah aktivitas yang diperlukan.
- Mengikuti prosedur standar secara relative.
- Peraturan dan latihan yang diterima menguraikan atau menerangkan cara pengolahan data yang akan dilakukan.
- Menghimpun data yang detail atau lengkap. Karena record pengolahan data menggambarkan aktivitas perusahaan secara lengkap, maka ia akan jadi alat untuk merekontruksi kembali tindakan/transaksi tersebut secara urut jika record diperlukan. Kronologi itu disebut dengan audit trail.
- Mempunyai fokus historis yang paling utama.
- Memberikan informasi pemecahn masalah mini.



























2.4. CONTOH SISTEM PENGOLAHAN DATA / SISTEM INFORMASI
AKUNTANSI PADA SISTEM PEMASARAN

"Sistem Distribusi" Sistem Distribusi memiliki 3 SubSistem utama, yaitu:
1. Sub Sistem pesanan pelanggan: Subsistem yang menangani order dari pelanggan.
- Pemasukan Pesanan
Edit data pesanan
Menghitung pemeriksaan kredit Log pemesanan
Menandai pesanan yang telah dipenuhi
- Persediaan
Memeriksa saldo persediaan
Memeriksa titik pemesanan kembaliMenambahkan jenis barang yang diterima
Menyediakan data buku besar
- Penagihan
Mendapatkan data pelanggan
Menyipkan Faktur
- Piutang Dagang
Menambah piutang baru & menghapus piutang yang telah dibayar
Menyediakan data buku besar

2. SubSistem pemesanan stok tambahan: Subsistem yang menangani perubahan dalam sediaan dan memberikan informasi pengiriman dan pemesanan kembali.
- Pembelian
Memilih pemasok
Mendapat komitmen lisan
Menyiapkan pesanan pembelian
Menutup pesanan pembelian
- Penerimaan
Proses penerimaan
Memberitahukan system lain
- Hutang dagang
Membuat cacatan hutang pada pemasok
Membayar pada pemasok
Meghapus hutang yang telah dibayar
Menyediakan data buku besar

3. SubSistem proses buku besar: Subsistem ini mengkonsolidasikan data dari sistem akuntansi yang lain dan menghasilkan pernyataan-pernyataan dan laporan bisnis yang bersifat periodik.






2.5. PERANAN PEMROSESAN DATA DALAM MEMECAHKAN MASALAH

Menghasilkan output-output informasi dalam bentuk laporan akuntansi standar, yang sangat berguna danpenting dalam area keuangan dan pada tingkat manajemen puncak.
Sistem informasi Akuntansi (SIA) menyediakan Database yang lengkap yang dapat digunakan dalam pemecahan masalah. Database ini menyediakan banyak input bagi subsistem CBIS( Computer Based Information System) lain (terutama SIM dan DSS).





































BAB III
PENUTUP

3.1. KESIMPULAN

         Sistem Informasi Akuntansi adalah suatu sistem yang bertugas mengumpulkan data dari kegiatan-kegiatan perusahaan dan mengubah data tersebut menjadi Informasi serta menyediakan Informasi bagi pemakai di dalam maupun di luar perusahaan.
Cara kerja SIA adalah semua sumber data baik yang berasal dari dalam maupun dari luar perusahaan dikumpulkan menjadi satu dan diubah ke dalam bentuk database. Setelah itu semua data yang telah berbentuk database, diubah dengan menggunakan perangkat lunak menjadi sebuah Informasi yang lebih bermanfaat bagi semua pemakai Informasi. Kemudian data yang telah diubah menjadi Informasi disampaikan ke semua pemakai yang membutuhkan, seperti manajemen dan pemakai intern maupun pemakai ekstern perusahaan.        
Konsep Peengolahan Data SIA meliputi :SIA melakasanakan tugas yang diperlukan, berpegang pada prosedur yang relatif standar, menangani data terinci, berfokus histories, menyediakan informasi dan pemecahan masalah.
Tugas Pengolahan data dalam SIA yaitu :Pengumpulan data, manipulasi data, penyimpanan data, penyiapan dokumen.
Contoh  Dari Sistem Pengolahan Data/ Sistem Informasi Akutansi SIA yaitu : Subsistem Distribusi yang di bagi menjadi 3 ( subsistem pesanan pelanggan, subsistem pemesan stok tambahan, dan subsistem buku besar).
Peranan pemroses data dalam memecahkan masalah dibagi menjadi 2, yaitu : Menghasilkan output-output informasi dalam bentuk laporan akuntansi standar, yang sangat berguna danpenting dalam area keuangan dan pada tingkat manajemen puncak.
•       Sistem informasi Akuntansi (SIA) menyediakan Database yang lengkap yang dapat digunakan dalam pemecahan masalah. Database ini menyediakan banyak input bagi subsistem CBIS( Computer Based Information System) lain (terutama SIM dan DSS).
Tambahan pengertian CBSI, SIM dan DSS :
Computer Based Information System (CBIS)
Sistem Informasi Berbasis Komputer atau Computer Based Information System (CBIS) merupakan sistem pengolahan suatu data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dapat dipergunakan sebagai alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan, koordinasi dan kendali serta visualisasi dan analisis.

Peran SIA Dalam CBIS
SIA menghasilkan beberapa output informasi dalam bentuk laporan akuntansi standar.
SIA menyediakan database yang lengkap untuk digunakan dalam pemecahan masalah.

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (SIM)
Adalah suatu sistem berbasis database komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang serupa.

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN (Decision Support System)
Dalam upaya memecahkan masalah seorang problem solver akan banyak membuat keputusan. Keputusan harus diambil untuk menghindari atau mengurangi dampak negatif atau untuk memanfaatkan peluang.










































DAFTAR  PUSTAKA

www.google.com
www.wikipedia.com
http://yustiariri.wordpress.com/2012/10/10/konsep-sistem-informasi-akuntansi-sia/
http://superfects.blogspot.com/2012/01/sistem-informasi-akuntans
sia.html#sthash.JekjwsPJ.dpuf
http://superfects.blogspot.com/2012/01/sistem-informasi-akuntansi-sia.html
http://www.perpuskita.com/cbis/624/

Simulasi Visi, Misi Kampanye Partai Akar Rumput


Islamic Leadership Academy 3 (ILA 3), yang dilaksanakan oleh Young Islamic Leaders  (YI-Lead) dilaksanakan pada Januari 2016-Fabruari 2016. Salah materi yang disampaikan adalah Politik. Tahun 2016 merupakan tahun dimana partai-partai melakukan konsolidasi untuk mencalonkan kader-kader terbaik mereka untuk diusung pada Pilkada serentak 2017. Salah satu isu politik terhangat adalah Politik DKI Jakarta, karena mayoritas masyarakat Jakarta menolak Gubernur petahana Basuk Tjahaja Purnama (Ahok), Ahok terkenal tempramental, kasar, sering berkata kotor, suka menyalahkan bawahan maupun masyarakat dan umat Islam menolak keras kepemimpina Gubernur kafir (red:Ahok). 

ILA 3 dalam satu sesi tentang Politik mengadakan simulasi Pilkada DKI Jakarta, tentang bagaimana Visi, Misi, Program ketika menjadi kandidat Gubernur DKI Jakarta.Pada kesempatan itu saya diberi kesempatan menjadi salah satu calon Gubernur dan sahabat saya Ikhwan sebagai Wakil Gubernurnya.


Semoga bermanfaat sahabat ....👌👌👌👌👌👌👌👌👌👌👌👌👌

Senin, 14 Maret 2016

Manajemen Pemasaran